Hak dan Kewajiban Suami-Istri dalam Islam

Terwujudnya keluarga yang sakinah dalam rumah tangga dapat terw  ujud, jika kedua belah pihak saling mengetahui kewajiban dan hak masing-masing, baik sebagai seorang suami ataupun istri.
1.  Kewajiban bersama Suami Istri
Kewajiban bersama yang yang harus dijalankan oleh suami dan istri adalah:
a.   Mewujudkan pergaulan yang serasi, rukun, damai, dan saling pengertian;
b.  Menyanyangi anak-anaknya;
c.   Memelihara, menjaga, mengajar dan mendidik anak. 

2.  Kewajiban Suami
Suami berkewajiban memberi nafkah, mempergauli istri dengan baik, kewajiban memimpin keluarga dan mendidik keluarga.
a.   Kewajiban memberi nafkah
Memberikan nafkah atau belanja kepada seorang istri adalah sangat penting sekali, yaitu dengan memenuhi kebutuhan hidup baik sandang, pangan, tempat tinggal, pendidikan, kesehatan dan sebagainya. Artinya kebutuhan primer dan sekunder harus terpenuhi sesuai dengan kesanggupannya.
b.  Kerwajiban bergaul dengan istri secara baik.
Mempergauli istri dengan cara yang baik adalah merupakan kewajiban yang harus dikerjakan oleh seorang suami. Pergaulan yang baik itu harus didasarkan pada norma agama yang berlandaskan pada akhlak yang mulia, sebagaimana firman Allah dalam surah an-Nisa ayat 19.
c.   Kewajiban memimpin keluarga
Suami berkewajiban memimpin keluarga (istri dan anak-anaknya), agar tujuan perkawinan menjadi keluarga yang bahagia sejahtera lahir dan batin dapat terpenuhi. Keteladan suami sebagai seorang pemimpin harus nampak dihadapan istri dan anak-anaknya. Sebagaimana firman Allah swt. dalam surah an-Nisa ayat 34.
d.  Kewajiban mendidik keluarga
Mendidik keluarga merupakan tanggung jawab suami, baik pendidikan agama maupun umum. Allah swt. berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْ قُوْا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيْكُمْ نَارًا وَقُوْدُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ (التحريم: 6)
Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu.” (Q.S. at-Tahrim/66: 6)

3.  Kewajiban Istri
a.   Kewajiban mentaati suami
Istri wajib taat kepada suami, karena suami adalah pemimpin keluarga. Selama perintah itu datangnya dari Allah swt. dan sunah Rasul, maka apa yang diperintahkan suami harus dikerjakan sesuai dengan kemampuannya.
b.  Kewajiban menjaga kehormatan
Allah swt. berfirman di dalam surah an-Nisa ayat 34, ”Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka).” (Q.S. an-Nisa’/4: 34)
c.   Kewajiban mengatur rumah tangga
Kewajiban istri yang lain adalah mengatur rumah tangga. Pekerjaan mengurus rumah tangga tidak harus dikerjakan oleh istri sendiri, tetapi bisa dikerjakan secara bersama dalam anggota keluarga. Akan tetapi istri bertanggung jawab atas terlaksananya tugas-tugas dalam rumah tangga.
d.  Kewajiban mendidik anak
Mendidik anak dalam rumah tangga lebih dominan seorang istri dari pada suami. Istri lebih dekat hubungannya dengan anak-anaknya daripada suami.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel