Inilah Makna Berkah yang Sebenarnya; Pahamilah

Barokah, Barakah, Berkah atau Berkat seringkali disalahartikan sebagai pemberian yang berlimpah terkait standar kebahagiaan seperti bertambahnya rejeki, kekayaan, gaji yang besar, naik jabatan, karunia anak yang sehat dan membanggakan dan lainnya.

Padahal sejatinya itu semua bukan arti dan makna berkah. Karena berkah yang sesungguhnya adalah sesuatu pemberian yang bisa mengantarkan seseorang menjadi semakin dekat kepada Allah walaupun jalan yang dilalui adalah hal sebaliknya seperti kemiskinan, sakit, maupun keadaan susah lainnya.

Kata berkah ini seringkali diucapkan dan diinginkan oleh hampir semua orang yang beriman, karenanya orang akan mendapat limpahan kebaikan dalam hidup.

Berkah tidak sesempit masalah cukup dan mencukupi saja, Namun esensi dari berkah sendiri adalah ketaatan kita kepada Allah dalam segala situasi dan kondisi, baik dalam keadaan berlimpah ataupun sebaliknya.

Karena makna berkah yang sesungguhnya adalah,

الْبَرَكَةُ تُزيْدُكُم فى الطَاعَة

Berkah adalah sesuatu yang bisa menambah ketaatanmu pada Allah.

Dari pengertian berkah di atas, ada beberapa hal yang bisa diambil kesimpulan:

Hidup yang berkah bukan hanya sehat, tetapi kadang sakit itu juga berkah, sebagaimana Nabi Ayyub As yang sakitnya justru menambah ketaatannya kepada Allah.
Berkah itu juga tak selalu panjang umur, ada yang umurnya pendek tetapi dahsyat taatnya layaknya Mush'ab Ibn Umar.
Tanah yang berkah itu bukan karena subur dan panoramanya indah, karena tanah yang tandus seperti Makkah punya keutamaan di hadapan Allah dan tiada yang menandinginya.
Makanan berkah itu bukan yang komposisi gizinya lengkap, tetapi makanan itu mampu mendorong pemakannya menjadi lebih taat setelah memakannya.
Ilmu yang berkah bukan yang banyak riwayat dan catatan kakinya, tetapi yang berkah adalah yang menjadikan seorang meneteskan keringat dan darahnya dalam beramal dan berjuang untuk agama Allah.
Penghasilan berkah juga bukan gaji yang besar dan bertambah, tetapi sejauh mana ia bisa menjadi jalan rezeki bagi yang lainnya dan semakin banyak orang terbantu dengan penghasilan tersebut.
Anak-anak yang berkah bukanlah saat kecil mereka lucu dan menyenangkan atau setelah dewasa mereka sukses bergelar dan mempunyai pekerjaan dan jabatan penting. Tetapi anak yang berkah adalah yang senantiasa taat kepada RabbNya dan kelak diantara mereka ada yang lebih saleh dan tiada henti-hentinya mendoakan orang tuanya.

Semoga kita semakin semangat memahami hakekat kehidupan yang sebenarnya dengan senantiasa memohon keberkahanNya. Wallahu a’lam.

Dikutip dari kabarmakkah.com, 2/10/15

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel