Rais Amm PBNU: Fatwa Sesat Syi'ah itu Sudah Benar

Musda (Musyawarah Daerah) ke-IX MUI Jatim di Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada Sabtu 18/12/15 telah menyepakati untuk mengangkat kembali KH Abdus Shomad menjadi ketua MUI Jawa Timur. Musda MUI Jatim ini pun dihadiri oleh ketua umum MUI Pusat , KH. Ma’ruf Amin, dan perwakilan berbagai ormas serta lembaga Islam tingkat Jatim. 

Mengutip suara-nu (20/12/15), Kiai Ma’ruf Amin yang juga Rais Amm NU dalam sambutannya, bahwa dirinya menyambut baik dan memberikan apresiasi yang tinggi terhadap berbagai keberhasilan yang dicapai MUI Jawa Timur dalam menangani munkarot, diantaranya adalah penerbitan fatwa kesesatan Syi’ah, dan penutupan seluruh lokalisasi prostitusi di Jawa Timur.

Tentang fatwa kesesatan Syi’ah yang terbitkan oleh MUI Jatim, Kiai Ma’ruf mengatakan, 
“Fatwa kesesatan Syiah oleh MUI Jatim itu telah menguatkan fatwa MUI Pusat. Fatwa itu sudah benar secara prosedur dan subtansi. Fatwa kesesatan Syiah itu malah dikuatkan lagi oleh keputusan Mahkamah Agung kemarin.”

Demikian pula Kyai Abdus Shomad dalam sambutannya berharap sinergitas antara MUI dan Pemprov tetap terus terjalin demi menjaga stabilitas Jatim. Sinergitas itu sudah terwujud dalam bentuk Pergub tentang pembinaan aliran sesat.
“Tentang Syiah, kami menyerukan bahwa Syiah adalah ancaman bagi NKRI”, tambahnya.

Menurutnya, MUI Jatim mengeluarkan fatwa kesesatan di Jatim dan Pemprov memerbitkan Pergub itu dalam rangka menjaga keamanan.

“Syiah kalau besar, mereka akan membuat makar”, tegas Kiai Shomad.
(LIHAT: Fatwa MUI tentang Syi'ah - Fatwa Quraisy Syihab tentang Syi'ah)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel