Iran-Saudi Tegang, KH Saifuddin Zuhri: Indonesia Harus Jadi Imam

Menarik apa yang ditulis Kyai Ahmad Baso dalam laman facebooknya (7/1/15). Beliau menguraikan salah satu pesan almaghfurlah KH Saifuddin Zuhir saat negara Iran dan Saudi sedang bersitegang. Pesan beliau pun seperti pesan MUI kepada pemerintah sekarang, yaitu agar menjadi penengah dan mendamaikan keduanya.

Menjelang pelaksanaan konferensi pendahuluan Konferensi Islam Asia Afrika (KIAA) pada 6 Juni 1964, KH. Saifuddin Zuhri selaku Menteri Agama memberikan arahan dalam sidang lengkap panitia penyelenggara di Jakarta pada tanggal 16 Mei 1964 bahwa penyelenggaraan KIAA di Indonesia mengandung sifat-sifat yang khusus bagi Indonesia karena penyelenggaraannya merupakan soal kehormatan bagi umat Islam Indonesia.
Umat Islam Indonesia, lanjut beliau, harus menjadi imam di antara umat Islam di lain negara. Menurut beliau, sudah saatnya peranan umat Islam Indonesia merupakan faktor yang harus diperhitungkan...
(sumber: Gema Islam, 15 Juni 1964)
FOTO KH. Saifuddin Zuhri (duduk paling kiri) bersama istri dalam acara Pembukaan Konferensi Islam Asia Afrika di Bandung tahun 1965.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel