Inilah Doa Berbuka Rasulullah, Sahabat, dan Ulama

doa berbuka rasulullah sahabat dan ulama
Berbuka puasa menjadi waktu yang sangat ditunggu-tunggu ketika Ramadan. Bagaimana tidak, setelah seharian menahan lapar dan dahaga, menyantap hidangan berbuka menjadi kebahagiaan tersendiri.

Sebelum menyantap hidangan, Umat Islam biasanya akan mengawalinya dengan berdoa terlebih dahulu. Terlebih doa saat berbuka bagi orang yang berpuasa merupakan salah satu waktu yang mustajab untuk berdoa. Rasulullah Saw. bersabda:

إِنَّ لِلصَّائِمِ عِنْدَ فِطْرِهِ لَدَعْوَةً مَا تُرَدُّ


Sesungguhnya setiap orang yang berpuasa ketika berbuka memiliki doa yang mustajab. (Hadis Hasan diriwayatkan oleh Ibnu Majah)

Lalu bagaimanakah Rasulullah Saw dan Para sahabatnya dalam berdoa serta penjelasan para ulama? Maka berikut adalah doa-doa yang dipraktekkan oleh Rasulullah Saw. dan para sahabatnya saat berbuka puasa dari berbagai riwayat dan penjelasan ulama sebagai intisari dari doa berbuka tersebut yang RPAIL CLICK rangkum dari berbagai sumber.


1. Doa Berbuka Rasulullah


a. Dari Mu’adz bin Zuhrah, sesungguhnya telah sampai riwayat kepadanya bahwa sesungguhnya jika Nabi Saw. berbuka puasa, beliau membaca:

اَللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَ عَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ


Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rezeki-Mu aku berbuka. (H.R. Abu Dawud dengan sanad mursal)

b. Abdullah bin Umar berkata, ‘Jika Rasulullah Saw. berbuka puasa, beliau mengucapkan:

ذَهَبَ الظَّمَأُ، وابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وثَبَتَ اْلأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ


Telah hilanglah dahaga, telah basahlah kerongkongan, semoga ada pahala yang ditetapkan, jika Allah menghendaki. (H.R. Abu Dawud dengan sanad hasan)

2. Doa Berbuka Sahabat Rasulullah Saw.


Sahabat merupakan salah satu generasi utama dalam agama Islam. Mereka telah belajar langsung dengan Rasulullah Saw.. Maka selain dengan redaksi doa yang ada pada riwayat di atas, ada beberapa atsar yang menunjukkan doa berbuka yang dipraktekkan oleh para sahabat Rasulullah Saw.. Berikut adalah doa berbuka tersebut:

a. Sahabat Abdullah bin 'Amr bin Ash ra.


Dalam hadis yang diriwayatkan oleh imam Baihaqi, sahabat Abdullah bin Amr bin Ash setelah berbuka, beliau membaca:

اَللّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ بِرَحْمَتِكَ الَّتِيْ وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ أَنْ تَغْفِرَ لِيْ ذُنُوْبِيْ


Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepadaMU dengan berkat rahmatMU yang meliputi segala sesuatu, tolong ampuni semua dosaku. (H.R. Baihaqi dengan sanad hasan)

b. Sahabat Abdullah bin Umar bin Khattab ra.


Adapun sahabat Abdullah bin Umar bin Khattab setelah berbuka, beliau membaca:

يَا وَاسِعَ الْمَغْفِرَةِ اِغْفِرْ لِيْ


Duhai yang Maha Luas ampunanNYA, tolong ampuni aku. (H.R. Baihaqi)



3. Doa Berbuka Para Ulama Empat Mazhab


Selain riwayat yang disandarkan pada Rasulullah dan atsar para sahabat, para ulama seakan mengintisarikan dari berbagai riwayat dan atsar yang ada, mereka merangkumnya sehingga bisa diamalkan oleh umat Islam. Maka berikut adalah doa berbuka yang diajarkan oleh para ulama dari berbagai mazhab.

a. Ulama Hanafiyah


Al Imam As Syaikh Fakhruddin Utsman bin Ali az Zaila’i memberi penjelasan bahwa di antara kesunahan adalah ketika berbuka puasa dianjurkan mengucapkan:

اللَّهُمَّ لَك صُمْت وَبِك آمَنْت وَعَلَيْك تَوَكَّلْت وَعَلَى رِزْقِك أَفْطَرْت


Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku bertawakkal dan dengan rizki-Mu aku berbuka. (Lihat kitab Tabyinul Haqa’iq Syarah Kanzud Daqa’iq karya Al Imam Az Zaila’i juz 4: 178)

b. Ulama Malikiyah

Al Imam As Syekh Ahmad bin Ghunaim bin Salim bin Mihna An Nafrawi menuturkan bahwa sunah ketika berbuka puasa mengucapkan:

اللَّهُمَّ لَك صُمْت وَعَلَى رِزْقِك أَفْطَرْت فَاغْفِرْ لِي مَا قَدَّمْت وَمَا أَخَّرْت


Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa dan dengan rizki-Mu aku berbuka. Maka ampunilah dosaku yang lalu dan yang akan datang.

Atau mengucapkan:

اللَّهُمَّ لَك صُمْت وَعَلَى رِزْقِك أَفْطَرْت ، ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتْ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إنْ شَاءَ اللَّهُ


Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa dan dengan rizki-Mu aku berbuka. Telah hilang rasa penatku dan basahlah tenggorokanku dan tetaplah pahala dicurahkan atasku, Insya Allah. (Lihat Al Fawakih Ad Dawani Ala Risalah Ibni Abi Zaid Al Qirwani, Juz 3: 386)

c. Ulama Syafi'iyah


Al Hafizh Al Imam As Syaikh An Nawawi dalam Al Majmu’ Syarah Al Muhadzdzab menjelaskan bahwa disunahkan ketika berbuka puasa mengucapkan:

اللَّهُمَّ لَك صُمْت وَعَلَى رِزْقِك أَفْطَرْت


Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa dan dengan rizki-Mu aku berbuka (Lihat Al Majmu’ Juz 6: 363)

d. Ulama Hanabilah


Ibnu Qudamah Al Maqdisi menjelaskan dalam kitabnya Asy-Syarh al-Kabir bahwa disunnahkan menyegerakan berbuka dan mengakhirkan sahur. Dianjurkan agar berbuka dengan kurma atau jika tidak ada, dengan air danan ketika berbuka hendaklah membaca:

اللَّهُمَّ لَك صُمْت ، وَعَلَى رِزْقِك أَفْطَرْت ، سُبْحَانَك وَبِحَمْدِك ، اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنِّي إنَّك أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ


Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa dan dengan rizki-Mu aku berbuka”. Maha Suci Engkau ya Allah dan segala pujian bagi-Mu. Ya Allah, terimalah ibadahku sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui (lihat Asy Syarh Al Kabir karya Ibnu Qudamah, juz 3: 76)

Demikian doa berbuka dari berbagai riwayat dan atsar hadis yang dipraktekkan oleh Rasulullah Saw. dan para sahabatnya dan penjelasan para ulama. Perbedaan redaksi yang ada di atas jangan dimaknai bertentangan, namun merupakan intisari daripada hasil ijtihad. Semoga membantu dan bermanfaat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel